Kamis, 19 Januari 2012

Testimoni Para Member dbcn


Yenny Agustin :
 
Saya, Yenny Agustin, ibu rumah tangga dengan 2 anak yang beranjak remaja. 
Sampai dengan pertengahan 2010, saya bekerja sebagai karyawan kantoran. Setelah project kantor berakhir, saya tidak memerlukan melamar pekerjaan di tempat lain, karena penghasilan saya dari Oriflame sudah jauh melampaui gaji saya sebagai karyawan 

 
Pertama kali mengetahui bahwa bisnis yang dijalankan dalam d’BCNetwork
adalah MLM Oriflame,
mungkin sama dengan anda sekarang, saya sama sekali tidak tertarik,
Sudah beberapa kali bergabung dengan beberapa MLM,
tidak ada satupun yang bisa saya jalani.
Boro-boro bonus, yang ada tekor karena setiap kali harus tutup poin,
sementara downline yang cuma segelintir
tidak ada yang bergerak sama sekali.
Belum lagi waktu yang diperlukan untuk mengembangkan jaringan,
sangat tidak mungkin saya lakukan karena saya karyawan.


Tapi setelah saya pikir-pikir, dengan uang pendaftaran sangat terjangkau,
tidak ada kekhawatiran apapun untuk bergabung.
Apalagi produk oriflame adalah produk kosmetik yang memang diperlukan 
banyak orang terutama wanita.
Dan terutama sekali, saya bisa lakukan hanya dari depan komputer saja, saya bisa lakukan dari kantor di sela-sela kesibukan kerja, saya bisa lakukan dari rumah 
di malam hari atau waktu liburan.
Dalam pikiran saya waktu itu, iseng-iseng yang tidak beresiko.
Nothing to lose :)

Ternyata saya salah
Iseng-iseng saya berbuntut panjang ..
Ternyata sistem online yang disediakan oleh d’BC Network luar biasa.
Support yang tidak main-main dari para leadernya.
Perkembangan jumlah member dan leader yang luar biasa cepatnya.

Penghasilan  saya yang pertama dari Oriflame sebesar Rp. 29.275,-
Tapi sekarang saya menerima puluhan juta rupiah setiap bulannya.
Masih akan terus meningkat seiring perkembangan jaringan dan kenaikan level.
 
 
 ke Paris Gratiis dari Oriflame
 
 
Bersama teman - teman yang super luar biasa di dbc Network



Desyi Gita Soraya 


Hai,saya Desyi Gita Soraya,
salah satu mantan karyawan bank swasta di Banjarmasin. 
MLM?? Saya bukan orang yang anti dengan MLM, 
tapi klo disuruh jalanin offline saya pikir-pikir dulu.
Bergabung dengan d'BC Network berawal dari melihat iklan di salah satu jejaring sosial,
dan yang membuat saya tertarik karena bisa di jalankan secara offline dan online.
Tanpa pikir panjang saya langsung mendaftar,
toh ga mahal pendaftaran membernya, slaen itu juga saya hobby banget online.
 

 
Setelah bergabung 5 bulan saya berani memutuskan untuk resign 
dan total di d'BC Network karena saya yakin ini lah yang saya inginkan.
Nekat mungkin, tapi keyakinan saya kuncinya.

3 tahun bekerja di bank benar-benar menguras waktu 
dan pikiran saya,  jenuh juga sering melanda.
Sekarang saya bebas menentukan jam kerja saya dan juga bisa kerja darimana saja.
Hobby travelling saya juga tersalurkan loh,
karena ga perlu nunggu jatah cuti setahun sekali dari kantor.



Bersama Nadia Meutia & Temen d'BC Network di Leader Club Seminar '11


Jadi siapa saja bisa menggapai mimpinya, karena d'BC Network memberikan kesempatan pada seluruh membernya untuk sukses berkarier 
dan bekerja dari rumah..

Bagaimana? Mau tahu caranya? Siap bergabung?
Klik gabung sekarang dan isi identitas anda.

Rabu, 18 Januari 2012

Tips Memilih MLM

    


Apa yang dmaksud dengan MLM? MLM adalah sistem pemasaran dan penjualan suatu produk dengan menggunakan sistem jaringan atau networking. serunya bisnis MLM tidak membutuhkan modal yang besar dan kemampuan yang tinggi. Setiap orang dari latar belakang usia, pekerjaan, pendidikan, jenis kelamin, bahkan oleh mereka yang tidak pernah berbisnis sama sekali bisa menjalankan bisnis ini. Karena suatu manajemen MLM biasanya akan memberikan dukungan penuh dan tambahan pengetahuan bagi anggotanya, berupa seminar,training dan kadang kopdar untuk menjelaskan how to success dalam menjalankan bisnis ini.

Bagaimana kita sebaiknya memilih bisnis MLM yang baik dan bukan Money Game? Bisnis MLM yang harus kita hindari yaitu bisnis MLM yang bersifat money game , maksudnya money game tadi adalah tidak ada produknya atau produknya hanya sekedar tempelan. Jadi maksud produknya sekedar tempelan adalah harga produknya sangat-sangat murah tapi dijual dengan harga yang sangat mahal dan kemudian semuanya hanya bersifat uang dan uang seperti arisan berantai, itu mestinya dihindari karena bisnis seperti ini hanya mengutamakan uangnya saja tanpa ada produk atau jasa yang memadai.

 Untuk melihat tawaran bernilai atau tidak, bisnis MLM menurut saya pribadi yang bernilai atau pun yang bagus adalah satu dari produk atau jasanya , yang kedua dari sisi Compensation Plan nya itu sendiri, ada MLM tertentu yang mempunyai produk yang sangat luar biasa yang mana akan menguntungkan diri kita maupun orang banyak, itu bisa jadi lebih bernilai misalnya dari produk itu kalau beli diluaran atau beli di toko dengan barang sejenis akan jauh lebih mahal, itu berarti tawaran tadi bernilai walaupun itu banyak secara direct selling. Kenapa banyak tidak semua, direct selling ataupun MLM tadi, bisa jauh lebih murah? Karena bisa jadi exclusive, maksudnya dijual hanya melalui kalangan tadi, yg kedua mereka tidak mempunyai biaya marketing. Tawaran tadi bisa jadi sangat-sangat bernilai. Sekarang kita cari keluar yang bisa atau kalau ada yang sejenis. Kemudian apa kata orang tadi baik atau jelek dari sisi tinjauan, dari sisi kompensasi plan atau dalam arti apabila kita terjun kesana maka kompensasi plannya jauh akan lebih menarik. Maksudnya menarik disini tadi walaupun diawalnya mungkin mendapatkan kompensasi yang kecil tapi apabila kita sangat-sangat tekun disana akhirnya walaupun kita tidak bekerja ( setelah kita sangat bekerja di awalnya ) akhirnya kita mempunyai satu passive income , dengan passive income tidak perlu bekerja ada uang yang terus masuk.